Pengenalan Aplikasi SITRUST ( Sistem Informasi Treking untuk Transportasi Spesimen ) Program Penanggulangan TBC
Karanganyar – Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Program Penanggulangan TBC baru-baru ini melakukan kerja sama dengan Yayasan KNCV Indonesia untuk menerapkan aplikasi mobile berbasis Android yang dinamai SITRUST ( Sistem Informasi Treking untuk Transportasi Spesimen ). Aplikasi SITRUST ini digunakan dalam pemantauan pergerakan pengiriman contoh uji dari terduga TBC. Berdasarkan pada alur penegakan diagnosis TBC terbaru yang termuat dalam Peraturan Menteri Kesehatan nomor 67 tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis menganjurkan contoh uji dahak dari orang yang terduga TBC diperiksa di lab TCM (Tes Cepat Molekuler), apabila fasilitas kesehatan memiliki akses untuk pemeriksaan TCM.
Pada fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang tidak memiliki akses langsung terhadap pemeriksaan TCM, diperlukan suatu mekanisme atau sistem pengiriman contoh uji. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses terduga TBC terhadap pemeriksaan TCM, mengurangi risiko penularan karena perpindahan pasien, dan risiko pre-treatment loss to follow-up jika terduga TBC yang dirujuk tidak sampai ke laboratorium tujuan.
Disamping diagnosis yang tepat, pengobatan TBC khususnya TBC Resistan Obat (TBC RO) yang lengkap juga merupakan komponen penting dalam pengendalian TBC. Berdasarkan pengamatan pada kohort pasien TBC RO masih banyak ditemukan loss to follow-up (LFU). Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya LFU adalah kebutuhan akan biaya pengiriman bagi pasien TBC RO untuk datang berobat setiap hari ke fasyankes Manajemen Terpadu Pengendalian Tuberkulosis Resistan Obat (MTPTRO).
Mekanisme pengiriman contoh uji ini dikembangkan untuk memfasilitasi proses pengiriman contoh uji dari fasyankes non-TCM ke laboratorium TCM dan dari fasyankes MTPTRO ke laboratorium biakan dan uji kepekaan obat/ culture and drug-susceptibility test (C/DST) dan laboratorium molekuler Line Probe Assay (LPA) melalui layanan penjemputan langsung oleh kurir yang ditunjuk, baik penyedia layanan kurir profesional maupun petugas fasyankes. Tenaga kesehatan dan staf laboratorium terkait akan menggunakan SITRUST. Aplikasi SITRUST ini diharapkan dapat mempermudah monitoring dan evaluasi kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi pengiriman rujukan contoh uji dan pembayaran upfront enabler . Untuk Kabupaten Karanganyar kurir penjempuatan spesimen dari Faskes dengan aplikasi SITRUST ini bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
21 Puskesmas di Kabupaten Karanganyar semua mengirimkan contoh uji dahak (sputum) bagi pasien terduga TBC Resisten Obat dengan aplikasi Sitrus ke RSUD Karanganyar sedangakan untuk pengiriman terhadap semua contoh uji dahak bagi semua terduga TBC baru dilaksanakan di 10 Puskesmas yaitu Puskesmas Tasikmadu, Puskesmas Kebakkramat I, Puskesmas Kebakkramat II, Puskesmas Mojogedang II, Puskesmas Kerjo, Puskesmas Jenawi, Puskesmas Ngargoyoso, Puskesmas Karangpandan, Puskesmas Matesih dan Puskesmas Karanganyar. Hal ini dikarenakan kemampuan alat tes cepat molekuler (TCM) yang ada di RSUD Kab. Karanganyar dalam 1 bulan hanya mampu melakukan pemeriksaan sebanyak 200 contoh uji.
Aplikasi Sitrust mulai aktif dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar pada bulan Juli tahun 2018. Dengan kegiatan ini terlihat jelas adanya peningkatan utilitas alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang ada di RSUD Karanganyar yang semula berkisar 20-35% per bulan naik menjadi 96% pada bulan Juli dan 100% pada bulan Agustus 2018 sebagaimana terlihat pada grafik dibawah.



