Karanganyar – Puding daun kelor sebagai inovasi cemilan balita merupakan upaya tim KKN MAs (Muhammadiyah-‘Aisyiyah) Desa Giriwondo, Kec Jumapolo, Kab Karanganyar, untuk atasi stunting. Pada hari Rabu, 28 Agustus 2024, tim KKN MAs telah melakukan sosialisasi kepada ibu hamil dan ibu balita mengenai inovasi cemilan dari daun kelor, kegiatan tersebut tentunya diawasi oleh Bidan Desa. Menurut Siti Rukoyah (Sekretaris Tim KKN MAs), daun kelor memiliki manfaat yang cukup banyak untuk mengatasi stunting, dalam literatur yang kami baca, daun kelor mengandung semua asam amino esensial yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan. Protein dari daun kelor dapat membantu meningkatkan asupan protein pada anak-anak yang mengalami stunting. Selain itu, daun kelor juga mengandung serat yang dapat membantu memperbaiki pencernaan dan penyerapan nutrisi. Pencernaan yang sehat sangat penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan manfaat maksimal dari makanan yang mereka konsumsi, terangnya. Viona (Sekretaris Tim KKN MAs), juga pemateri dalam kegiatan tersebut, menerangkan bahwa daun kelor kami ambil sebagai bahan utama, karena dalam literatur yang kami baca, daun kelor mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, dan protein, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Nutrisi ini sangat penting dalam mendukung pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh pada anak-anak. Ibu Sri (Bidan Desa Giriwondo), membenarkan pernyataan kedua mahasiswa tersebut, dan menambahkan bahwa kandungan antioksidan dalam daun kelor, seperti vitamin C dan beta-karoten, membantu memperkuat sistem imun anak, sehingga mereka lebih terlindungi dari infeksi yang dapat memperburuk kondisi stunting. Amelia (Humas Tim KKN MAs), mengabarkan, puji syukur kehadirat Allah, kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar. Para peserta sangat…
Read more